Senin, 31 Agustus 2015

[083] Al Muthaffifiin Ayat 011

««•»»
[083] Al Muthaffifiin Ayat 011
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 10][AYAT 12]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
11of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-7-17/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=11&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:11

[083] Al Muthaffifiin Ayat 010

««•»»
Surah Al Muthaffifiin 10

وَيلٌ يَومَئِذٍ لِلمُكَذِّبينَ
««•»»
waylun yawma-idzin lilmukadzdzibiina
««•»»
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,
««•»»
Woe to the deniers on that day,
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Perbuatan yang kecil ataupun yang besar, yang disangka telah lupa, padahal tidak lupa; semuanya telah tercatat di dalam sijjin itu, sehingga manusia tidak dapat mengelakkan diri lagi daripada pertanyaan kelak.

“Celakalah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
««•»»
Woe to the deniers on that day,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 9][AYAT 11]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-7-17/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:10

[083] Al Muthaffifiin Ayat 009

««•»»
Surah Al Muthaffifiin 9

كِتابٌ مَرقومٌ

««•»»
kitaabun marquumun
««•»»
(Ialah) kitab yang bertulis.
««•»»
It is a written record.
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

“(Ialah) kitab yang telah tertulis.”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Ialah kitab yang bertulis) yakni yang mempunyai catatan.
««•»»
[It is] a sealed book.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-7-17/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:9

[083] Al Muthaffifiin Ayat 008

««•»»
Surah Al Muthaffifiin 8

وَما أَدراكَ ما سِجّينٌ
««•»»
wamaa adraaka maa sijjiinun
««•»»
Tahukah kamu apakah sijjin itu?
««•»»
And what will show you what is Sijjīn?
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

“Dan sudahkah engkau tahu apakah yang dikatakan sijjin itu?”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Tahukah kamu apakah sijjiin itu?) maksudnya apakah kitab sijjiin itu?
««•»»
And what would tell you what Sijjīn is?, what the book of Sijjīn is.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-7-17/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:8

[083] Al Muthaffifiin Ayat 007

««•»»
Surah Al Muthaffifiin 7

كَلّا إِنَّ كِتابَ الفُجّارِ لَفي سِجّينٍ
««•»»
kallaa inna kitaaba alfujjaari lafii sijjiinin
««•»»
sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin {1563}.
{1563} Sijjin: nama kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang yang durhaka.
««•»»
No indeed! The record of the vicious is indeed in Sijjīn.
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

JALAN CURANG YANG DITEMPUH


“Janganlah begitu!”
Artinya janganlah ditempuh jalan yang curang itu, mengecoh pada sukatan, menipu pada timbangan, dan melakukan kecurangan-kecurangan yang lain dalam kehidupan di dunia ini. Jangalah diteruskan perbuatan yang demikian: “Karena sesungguhnya tulisan orang-orang yang durhaka itu adalah di dalam sijjin.” (ujung ayat 7). Janganlah disangka bahwa segala perbuatan yang curang itu lepas dari tilikan Allah, bahkan semuanya sudah tercatat di sisi Allah, dalam sebuah catatan yang bernama sijjin.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(sekali-kali tidak) maksudnya, benarlah (karena sesungguhnya kitab orang-orang yang durhaka) yakni kitab catatan amal perbuatan orang-orang kafir (tersimpan dalam sijjiin) menurut suatu pendapat; sijjiin itu adalah nama sebuah kitab yang mencatat semua amal perbuatan setan dan orang kafir. Menurut suatu pendapat lagi sijjiin itu adalah nama tempat yang berada di lapisan bumi yang ketujuh; tempat itu merupakan pangkalan iblis dan bala tentaranya.
««•»»
Nay!, verily, the record of the profligates, that is to say, the record of the deeds of the disbelievers, is in Sijjīn — this is said to be a book containing [the record of] all the deeds of the devils and the disbelievers; but it is also said to be a location in the lowermost part of the seventh earth, the place of Satan and his hosts
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-7-17/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:7

[083] Al Muthaffifiin Ayat 006

««•»»
Surah Al Muthaffifiin 6

يَومَ يَقومُ النّاسُ لِرَبِّ العالَمينَ
««•»»
yawma yaquumu alnnaasu lirabbi al'aalamiina
««•»»
(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?
««•»»
a day when mankind will stand before the Lord of all the worlds?
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Hari kiamat, hari perhitungan, hari penyisihan di antara yang hak dengan yang batil; “Hari yang akan bangkit manusia.” (pangkal ayat 6). Bangkit dari alam kuburnya, dari dalam tidurnya, karena panggilan sudah datang: “(Untuk menghadap) Tuhan Sarwa sekalian alam.” (ujung ayat 6).

Alangkah kecilnya kamu pada hari itu, padahal semasa di dunia engkau membangga dengan kekayaan yang engkau dapat dengan jalan kecurangan itu. Di hari kiamat itu terbukalah rahasia, bahwasanya kedudukan engkau di hadapan Mahkamah Ilahi, tidaklah lebih dan tidaklah kurang daripada kedudukan pencuri atau pemaling, yang semasa hidupmu di dunia dapat engkau selubungi dengan berbagai dalih.

Tersebut dalam sebuah Hadis yang dirawikan oleh Al-Imam Ahmad dengan sanadnya, beliau terima dari sahabat Rasulullah SAW Abu Amamah, bahwa kehebatan di hari kiamat itu amatlah ngerinya, sehingga Nabi SAW berkata bahwa matahari menjadi lebih dekat sehingga hanya jarak satu mil saja dari kepala, sehingga menggelegak rasanya otak benak saking teriknya cahaya matahari. Manusia terbenam dalam peluh dan keringatnya, ada yang dalam ampu kaki, ada yang sampai ke lutut, ada yang sampai ke dada, ada yang sampai ke leher, masing-masing menurut sedikit atau banyak dosa yang diperbuatnya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Yaitu hari) lafal Yauma menjadi Badal dari lafal Yaumin secara Mahall, yang dinashabkannya adalah lafal Mab`uutsuuna. Lengkapnya pada hari mereka dibangkitkan (manusia berdiri) dari kuburan mereka (menghadap Rabb semesta alam) artinya, semua makhluk dihidupkan kembali untuk memenuhi perintah, hisab dan pembalasan-Nya.
««•»»
a day when (yawma is a substitution for the [syntactical] locus of li-yawmin, ‘to an [awful] day’, and as such is in the accusative because of [the verb] mab‘ūthūna, ‘will be resurrected’) mankind will rise, from their graves, before the Lord of the Worlds?, [the Lord of] all creatures, for His affair, His reckoning and His requital.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-1-6/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:6

[083] Al Muthaffifiin Ayat 005

««•»»
Surah Al Muthaffifiin 5

لِيَومٍ عَظيمٍ
««•»»
liyawmin 'azhiimin
««•»»
ada suatu hari yang besar,
««•»»
on a tremendous day,
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Apakah tidak terkenang dalam hati mereka bahwa kenyataan yang didapat dengan jalan curang dan merugikan orang lain itu tidaklah akan kekal? Bahwa dia akan tertumpuk menjadi “uang panas” yang membawa bencana? Dan kalau dia mati, sedikitpun harta itu tidak akan dapat menolong dia? Dan pada harta yang demikian tidak ada keberkatan sedikit juga? Malahan mereka akan dibangkitkan sesudah mati, untuk mempertanggungjawabkan segala kecurangan itu: “Buat Hari Yang Besar?”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Pada suatu hari yang besar) maksudnya pada hari itu mereka dibangkitkan, yaitu pada hari kiamat.
««•»»
for an awful day, that is to say, on it, and this is the Day of Resurrection,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of36
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/almuthaffifin/al-muthaffifin-1-6/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=83&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#83:5